Dukung Citarum Harum, Berbagai Komunitas Laksanakan Workshop

Galamedianews. Sejumlah pihak melaksanakan workshop perencanaan pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan untuk komunitas di Desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Sabtu (25/1/2020).

Workshop tersebut melibatkan Green Initiative Foundation, Yayasan Kehati, Sakola Citarum, Dansektor VI Satgas Citarum Harum. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat di kawasan daerah aliran sungai (DAS) CItarum di Desa Bojongsari.

Workshop ini guna menindaklanjuti program Citarum Harum yang dicanangkan pemerintah, dan sudah dua tahun ini berlangsung. Karenanya dipandang perlu koordinasi lintas elemen dan masyarakat untuk mencapai tujuan-tujuan program masih harus terus diperbaiki.

Kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan dari masyarakat, perangkat desa, serta aktivis lingkungan Desa Bojongsari yang tergabung dalam Sacita. Pihak penyelenggara mengungkapkan, workshop ini sangat penting demi meningkatkan koordinasi antar elemen sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat sekitar DAS Citarum.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program yang diinisiasi oleh Green Initiative Foundation (GIF) bersama Yayasan Kehati dan mendapat dukungan dari PT Bank HSBC. GIF bersama Yayasan Kehati ikut mengambil peran dalam upaya pemulihan Citarum lewat sebuah program yang diberi judul Revive Citarum.

Program ini menyasar kelompok masyarakat di Desa Bojongsari serta kelompok industri yang ada di Kabupaten Bandung. Setelah pada bulan November yang lalu GIF dan Yayasan Kehati melaksanakan kegiatan seminar dan workshop untuk kelompok industri. Maka kegiatan workshop perencanaan di Desa Bojongsari ini menandai dimulainya program pemberdayaan di tingkat komunitas.

Direktur Eksekutif GIF Ferry Hs, menyampaikan pentingnya rencana program yang berangkat dari komunitas. Partisipasi yang tinggi dari masyarakat merupakan syarat penting tercapainya tujuan-tujuan kegiatan.

“Masyarakat sepanjang DAS Citarum harus menjadi pelaku aktif dalam upaya memulihkan sungai yang sarat dengan nilai sejarah dan budaya tersebut,” harapnya.

Ketua Sacita Dudi Andre Setiawan yang turut membantu proses terlaksananya kegiatan ini mengungkapkan, ada beberapa tujuan workshop ini. Pertama, memperkenalkan model pengelolaan sampah berbasis komunitas. Kedua, membangun kesepakatan warga dalam pengelolaan sampah rumah tangga secara bersama. Ketiga, membentuk tim pengelolaan sampah rumah tangga di tingkat lingkungan masing-masing. Selain itu, untuk membangun partisipasi masyarakat lintas tokoh, sektoral dan komunitas untuk kepentingan program Revive Citarum.

“Desa Bojongsari terbagi 7 RW. Ketujuh RW ini berada langsung di sempadan sungai sepanjang 3 km, luas ke 7 kawasan RW ini sekitar 15 hektare, dengan jumlah rumah tangga sekitar 1.400 kepala keluarga. Dengan jumlah rumah tangga yang besar, maka potensi sampah domestik yang dihasilkan juga besar,” ungkap pria yang akrab disapa Dudi itu.

Dudi menambahkan, sampah domestik yang berasal dari rumah tangga, masih menjadi penyumbang terbesar rusaknya sungai Citarum. Menurutnya, sampah dari rumah tangga tersebut berkisar 60 persen dari total sampah yang masuk ke Citarum.

“Oleh karena itu, sinergisitas seluruh elemen dalam mewujudkan program Citarum Harum menjadi keharusan,” katanya.

Workshop digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (25-26/1/2020).. Adapun peserta workshop terdiri dari 100 orang yang terbagi dalam dua gelombang kegiatan mewakili kelompok sosial, pemerintah desa, aktivis citarum, dan perwakilan komunitas.

Kegiatan ini dibuka oleh Dansektor VI Satgas Citarum Harum Kolonel Arh Dodo Irmanto. Dalam arahannya, Dodo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan juga para pihak yang ikut turun tangan membantu pemulihan Citarum, sehingga tanggung jawab yang diembannya menjadi lebih ringan.

Dansektor pun sangat mengapresiasi terhadap kegiatan ini, karena salah satu kegiatan yang merupakan dukungan kepada pemerintah. Kegiatan ini merupakan sebuah upaya dukungan kepada progam Citarum Harum.

“Saya berharap para peserta yang hadir dalam kegiatan ini bisa menjadi kader, untuk memprakarsai dan menjadi contoh di lingkungan masyarakat lainnya. Termasuk dalam pengelolaan sampah rumah tangga serta bisa bermanfaat untuk pribadi dan lingkungannya. Harapan lainnya bisa bersinergi dengan Satgas Citarum Harum Sektor 6,” harapnya.

Pada kegiatan itu, beberapa relawan Sacita ikut menyampaikan terima kasih kepada PT Bank HSBC yang sudah memberikan dukungan dan mau terlibat aktif untuk mendukung program komunitas di DAS Citarum, khususnya di Desa Bojongsari.

Editor: Efrie Christiant.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *