Peringati HPSN, 7 Komunitas Desa Sadar Lingkungan

Detikkota, Bandung. Dalam Rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, 7 Komunitas di Desa Bojongsari laksanakan sosialisasi dan kampanye lingkungan, serta mengajak mengolah sampah rumah. Para penggiat itu juga memungut sampah liar, membuat lubang biopori dan menanam beberapa pohon di wilayah yang dilalui.

Kegiatan ini dimulai dari jam 8 pagi yang dibuka langsung oleh H. Dr. Anang Sudarna, Phd., sebagai pembina komunitas lingkungan di Bojongsari (pensiunan Kadis LH Jabar). Walaupun sudah pensiun beliau masih mau turun pada kegiatan di tingkat desa.

“Peran serta masyarakat adalah kunci dari perubahan itu sendiri, terutama pada sisi lingkungan”, ungkapnya pada pembukaan acara.

Selanjutnya pada sambutan kedua, Dadan Ramdan yang dengan sengaja menghadiri acara tersebut mengatakan HPSN adalah untuk mengenang tragedi Leuwi Gajah yang menelan korban ratusan jiwa, karena meledak dan longsornya TPA akibat salah pengurusan.

Mengingat kejadian tersebut, dia berharap agar hal serupa tidak terjadi dikemudian hari. “Acara ini sangat saya apresiasi karena mengajak warga mengolah sampahnya di rumah masing-masing”, harapnya.

Sementara itu, Dudi Andre Setiawan sebagai Staf Green Initiative Foundation sekaligus Direktur Sakola Citarum, dengan kegiatan ini berharap agar masyarakat mau belajar lebih jauh tentang pengelolaan sampah. Dan pihaknya telah menyiapkan tempat konsultasi di beberapa titik.

“Ada Sobat Bumi Leuwinutug (SBL) di RW 12, ada Gerakan Peduli Sungai (GPS) di RW 17, Kurawa Alam di RW 09 dan masih banyak titik lainnya yang dijadikan sebagai tempat konsultasi”, jelasnya.

Acara tersebut terlaksana atas dukungan dari Bank HSBC melalui GIF dengan nama program Revive Citarum yang dihadiri langsung oleh Bang Ferry selaku Direktur. Dan kegiatan ini juga dibantu dan dimeriahkan oleh para anggota perguruan silat setempat yaitu Perguruan Sinar Pusaka Muda PPSI. (Da/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *